Tugas 4(Individu)_Pengantar Sistem Informasi

 

Pentingnya Sistem Informasi,Penggunaan,Manfaat dan Dampak Sistem Informasi di Bidang Transportasi : PT Kereta Api Indonesia(Persero)

A.   Pentingnya sistem informasi di bidang transportasi darat

 

PT Kereta Api Indonesi(Persero) sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk mengangkut sejumlah besar barang atau jumlah orang dalam jarak jauh dengan kecepatan tinggi dalam kenyamanan dan keselamatan telah menjadi indeks peradaban dan khususnya kemajuan teknologi serta membantu mengarahkan lalu lintas. Sistem Komputer dapat menentukan apakah lampu harus berwarn merah,  kuning,  atau  hijau  tergantung  pada keadaan lalu lintas. Demikian juga pengaturan lalu lintas kereta untuk menentukan jalur yang harus dilalui kereta sehingga mengurangi resiko kecelakaan.

 

B.    Penggunaan Sistem Informasi  di bidang transportasi darat

Di Negara maju lainnya banyak kereta yang sudah dipasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem komputer. Jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan raya tertentu. contoh aplikasi penggunaan Sistem Informasi di bidang transportasi antara lain adalah komputer yang digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas. Selain itu, dengan komputer semua jalur keberangkatan  di stasiun bisa di program dengan komputer. Untuk memberangkatkan  kereta api  itu sendiri membutuhkan dan harus dilengkapi dengan komputer. Bahkan dikecepatan  tertentu kereta api  dapat di dijalankan dengan otomatis oleh masisnis  yang sudah diprogram oleh komputer. Demikian juga penjualan tiket di stasiun  yang dapat dilayani dengan cepat menggunakan komputer. Banyak negara maju lain nya yang sudah memasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem komputer di kereta.

C.      Manfaat Sistem Informasi di Bidang Transportasi Darat

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menggunakan teknologi informasi dalam menjalankan bisnisnya. Hal tersebut dapat dilihat dari penyediaan layanan e-ticketing yang telah berjalan sejak tahun 2013. Sistem e-ticketing merupakan inovasi utilisasi teknologi informasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bertujuan untuk memberikan layanan publik terbaik bagi seluruh masyarakat pengguna fasilitas kereta api.

Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga telah memiliki E-ticketing Monitoring Center (EMC) yang dibangun untuk memastikan dan menjamin keberlangsungan sistem dan perangkat secara tersentralisasi. Kedua sistem tersebut didukung oleh berbagai sumber daya dan perangkat elektronik serta proses pembangunan sistem yang responsif terhadap kebutuhan untuk meminimalisir antrian pada loket dan monitoring seluruh perangkat e-ticketing secara tersentralisasi.

Manfaat lainnya yaitu:

  1. Memudahkan semua produktivitas sistem pengguna transportasi
  2. Memberikan keselamatan dalam transportasi
  3. Meningkatkan efisiensi system dalam transportasi
  4. Mempercepat mobilitas dan aksesibilitas transportasi
  5. Meningkatkan antar moda koneksi transportasi
  6. Mempromosikan tanggung jawab di lingkungan dan menghemat penggunaan energy

D.    Dampak Sistem Informasi di Bidang Transportasi

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang menyediakan, mengatur, dan mengurus jasa angkutan kereta api di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia Persero berdampak positif bagi masyarakat hal ini karena berupaya meningkatkan layanannya dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan adanya teknologi informasi, diharapkan para calon penumpang menjadi lebih mudah dan nyaman dalam menggunakan transportasi kereta api.

Sumber :

http://www.tribunnews.com/bisnis/2013/10/01/sinergi-telkom-kai-resmikan-e-ticketing-monitoring-center

https://asronblog.wordpress.com/2015/11/12/teknologi-komputer-di-bidang-transportasi/

https://www.kompasiana.com/fahmil08farel2937/5d9cb0fd097f36441e09a5c2/teknologi-informasi-di-bidang-transportasi?page=all

 

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Studi Kasus dari Penerapan Dokumen GCG,Regulasi Nasional dan Balance Score Card dan IT Balance Scorecard